Macam-Macam Majas Penegasan dan Contohnya

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan oleh penulis untuk menyampaikan suatu pesan dengan cara imajinatif melalui berbagai teknik majas. Hal tersebut berguna supaya bahasa memiliki efek tertentu saat disampaikan.

Secara garis besar, sebenarnya ada 4 (empat) jenis majas saja. Pembagian jenis ini didasarkan pada perbedaan cara pengungkapan dan makna kias yang terkandung di dalamnya. Empat jenis tersebut antara lain Majas Perbandingan, Majas Pertentangan, Majas Sindiran, dan Majas Penegasan.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan menjeleaskan mengenai majas penegasan berserta dengan contohnya, simak ulasannya dibawah ini.

Macam-Macam Majas Penegasan dan Contohnya

Berikut ini adalah sidikit penjelasan mengenai macam-macam majas penegasan dan contohnya yang kami kutip dari academia.co.id, antara lain.

1. Majas Pleonasme

Majas Pleonasme adalah gaya bahasa yang digunakan dengan menggunakan kata yang mempunyai makna sama untuk menegaskan atau menguatkan suatu hal. Misalnya saja seperti:

  • Mundurlah ke belakang sehingga orang-orang bisa menyaksikan penampilanmu.
  • Angkat tangan ke atas sebelum anda hendak menyampaikan pendapat.

2. Majas Klimaks

Majas Klimaks adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan urutan gagasan dengan tertib, yaitu dari yang terendah sampai yang tertinggi. Sehingga orang yang membaca kalimat tersebut merassa lebih mudah dalam menangkap maksud yang disampaikan. Misalnya saja seperti:

  • Semua warga, baik bayi, remaja, anak balita, orang dewasa, sampai kakek-nenek sekarang harus di rumah saja.
  • Koruptor itu memulai perilaku kejahatan dengan korupsi uang ribuan, puluhan, ratusan, jutaan hingga milyaran atau bahkan triliunan.

3. Majas Antiklimaks

Majas yang selanjutnya adalah antiklimaks, majas ini adalah gaya bahasa yang berlawanan dengan majas klimaks. Majas ini mengurutkan gagasan dari yang paling tinggi ke paling rendah. Misalnya saja seperti:

  • Lahan sawah di desa ini berkurang dari ribbuan, puluhan, hingga hari ini tersisa hanya beberapa hektar saja.
  • Baik presiden, gubernur, bupati, camat, hingga lurah, semuanya mesti dijabat oleh orang yang amanah.

4. Majas Repitisi

Majas repitisi adalah gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata untuk menguatkan maksud yang disampaikan penulis. Misalnya saja seperti:

  • Saya ingin membuat bapak saya merasa bahagia, bahagia di dunia dan di akhirat.

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai Macam-Macam Majas Penegasan dan Contohnya. Jika anda masih bingung, silahkan tulis pertanyaan anda di kolom komentar.